Yogyakarta, kuinjak kau dengan Basmallah - PPG Daljab 2018

Tempat kos sebelum direnov hehe
Perjalanan Tasikmalaya - Yogyakarta yang saya lewati terasa begitu cepat. Mungkin saat ini teori relativitas waktu sedang membuat saya menjadi seperti astronot yang meninggalkan kembarannya. Nanti pada saatnya pulang pasti akan terasa lambat, tidak sabar ingin berjumpa keluarga dan para siswa yang ditinggalkan.

Bismillah.. Hari pertama tiba di Yogyakarta untuk melaksanakan PPG Daljab 2018, sekitar pukul 3 pagi kurang, saya bersama seorang sahabat seperjuangan harus menunggu siang untuk bisa memulai aktivitas. Tempat kos sahabat saya masih terkunci, sedangkan tempat kos saya masih tersembunyi. Entah akan kos di mana, yang pasti masa iya di kota ini tidak ada satu pun tempat kos yang masih kosong. Hehe

Usai shalat shubuh cerita pun dimulai. Alhamdulillah ada seorang seorang yang baik hati yang berkenan menjemput saya di stasiun. Walaupun sebelumnya belum bertemu, kami dikenalkan oleh sahabat guru juga yang ada di Tasikmalaya. Mas Dedi, begitulah beliau dipanggil. Akhirnya ada tempat juga untuk saya menitipkan barang selama mencari kosan. 

Perjalan mencari kosan mengingatkan saya satu hal mengenai ketentuan-Nya. Jodoh, rejeki, dsb. Saya memulai pencarian kos di sekitar belakang kampus. Pencarian yang saya lakukan dari pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore ternyata menghasilkan pilihan terakhir yang merupakan pilihan pertama yang saya datangi. Pertama datang saya sudah cukup cocok dengan kosan itu, tetapi karena baru satu tempat yang saya datangi dan penasaran dengan tempat lain, maka saya cari terus barangkali ada yang lebih cocok. Alhasil semua meminta minimal 3 bulan kosan dan itu pun kosongan, tidak ada kasur sama sekali berbeda dengan pilihan pertama tadi. Sempat ketiduran di mushola akhirnya setelah melanjutkan perjalanan tetap saja saya berakhir di pilihan pertama tadi. Sepintas terpikirkan, kalau saja saya tahu seperti itu, sudah saja tidak akan berkeliling cape-cape. Begitulah ternyata saya datang ke Yogyakarta itu untuk membawa rejekinya oma kos ini. hehe

Semoga tempat ini menjadi saksi perjuangan yang memberatkan timbangan kebaikan bagi saya. Aamiin


Komentar

Postingan Populer