OTW Yogyakarta - PPG Daljab 2018

Foto ini diambil di kereta
saat saya OTW Yogyakarta
untuk mengikuti PPG Daljab 2018
Menjadi guru adalah sebuah komitmen untuk menjadi orang yang terus belajar. Walaupun usia terus bertambah seorang guru harus terus belajar. Walaupun peran kehidupan juga bertambah, sebagai seorang ayah, suami, pimpinan apapun, maka guru harus tetap belajar. Dan inilah saat dimana tugas belajar menjadi dilema akibat jarak kampus yang mengharuskan para guru untuk berpisah dengan keluarga, murid dan lingkungan tempat tinggal sehari-harinya.

PPG Daljab 2018 tidak lama lagi akan dimulai. Kami para guru ditakdirkan untuk kembali mengenyam dunia kampus yang ditujukan untuk meningkatkan profesionalisme guru. 

Halaah kok jadi serius ini yah. Haha.. Jadi hari ini adalah hari terakhir saya di Tasikmalaya. Minimal 1,5 bulan ke depan saya akan berada di daerah Yogyakarta. Belum ada kepastian apakah kami juga akan menghabiskan masa PPL di Yogyakarta juga atau tidak. Kami berharap sih PPL tetap di sekolah masing-masing, jadi cukup 1,5 bulan saja kami meninggalkan daerah masing-masing.

Keadaan di sekolah yang sedang PTS mengharuskan kami meninggalkan sekolah dengan beban tugas pembuatan raport yang akan dibagikan ketika kami sedang di Yogyakarta. Saya merasakan bagaikan jiwa ini terbagi dua. Sebagian jiwa ada di daerah mempersiapkan yang akan ditinggalkan, sebagian lagi di lokasi PPG juga mempersiapkan kelengkapan dan tugas-tugas yang masih belum sempurna.

Kabar kelulusan yang baru diumumkan beberapa hari lalu memantapkan persiapan kami. Sebelumnya kami merasa setengah-setengah dalam mempersiapkan keberangkatan, karena boleh jadi setelah kami membeli tiket dan menyewa tempat kos ternyata malah tidak lulus, kan sakit juga. Akhirnya kami menunggu dalam ketidakpastian hingga akhirnya pengumuman kelulusan itu pun tiba.

Alhamdulillah dari kampus kami 100% lulus. Artinya kami akan bertemu dengan semua sahabat sekelas yang sebelumnya hanya berjumpa di dunia maya saja ketika berlangsungnya proses kuliah online yang kami sebut Daring itu. Ya, 3 bulan telah berlalu dan kami melaluinya dengan 12 modul yang setiap modulnya terdiri dari 4-5 kegiatan belajar, dan setiap kegiatan belajarnya terdiri dari beberapa materi utama dan penunjang. Sungguh Daring yang luar biasa, setiap modul paling sedikit ada 5 tugas dan 5 tes. Artinya setiap hari kami harus mengerjakan 1 tes dan 1 tugas. Itulah 3 bulan yang kami lewati dengan saling menguatkan di dunia maya. Dan kini saatnya kami akan berkumpul di dunia nyata.

H-1 saya belum mempersiapkan perlengkapan yang akan dibawa, bahkan tiket pun belum saya beli. Tentu hal tersebut sudah saya perhitungkan. Banyak yang khawatir tidak kebagian tiket atau ada yang ketinggalan lah, tapi sekali lagi sudah diperhitungkan yah. Saya kan terlatih menjadi pemain mepet. Hehe.. Lagipula saat ini untuk membeli tiket kan tidak susah ngeceknya, banyak sarana untuk membeli tiket online kok. Tapi kalau tidak terbiasa sebaiknya jangan meniru mepet-mepet waktu yah. Kalau bisa disegerakan dan memang tidak ada yang ditunggu karena sudah pasti ya segera halalkan, maksudnya segerakan apa saja yang baik. Jangan dadakan seperti saya.

Kini harapan saya semoga ketika sudah di Yogyakarta akan mendapatkan hal yang lebih lebih baik daripada jika saya tidak mengikuti PPG Daljab ini. Do'akan saya dan guru-guru yang lain yah.

Comments

Popular Posts