🎓 Kelas Digital Gratis! Pelajari cara membuat konten, website, dan buku dengan AI bersama IniBudi. Daftar Sekarang →

Hidup Lebih Lama

 


Memberikan ilmu merupakan salah satu amal jariyah dan itulah yang dikerjakan oleh para guru setiap harinya. Saya pun sangat bersyukur mendapatkan takdir saat ini sebagai seorang yang berkecimpung di dunia pendidikan. Meskipun rasanya masih jauh dari sosok ideal seorang guru, namun sekuat tenaga hanya bisa memaksimalkan ikhtiar untuk memberikan ilmu yang sedikit kepada sebanyak-banyaknya generasi bangsa.

Seiring perjalanan belajar dan mengajar, saya menumukan sebuah peluang untuk mempermudah berbagai aktivitas di dunia pendidikan khususnya di kehidupan pribadi saya. Salah satunya adalah peluang digitalisasi pendidikan. Sejak 2018, saat itu saya tengah mengikuti PPG di Jogjakarta. Berbekal sedikit pengetahuan tentang blogger yang sudah sering saya geluti di berbagai organisasi mahasiswa maupun organisasi di pemuda kampung halaman, saya mencoba mengimplementasikan media digital untuk tugas PPG. Bahkan selesai tugas PPG, saya melanjutkan aktivitas digitalisasi tersebut di luar tugas, murni karena keinginan sendiri. Saat itu saya memasukan aplikasi android ke Google Playstore. Aplikasi tersebut  bukanlah aplikasi native untuk android, tetapi merupakan hasil konversi. Hal tersebut tidak menjadi batasan saya untuk untuk mengupload, sehingga walaupun bukan programmer tapi selalu saya cari cara untuk membuat aplikasi dengan tanpa koding atau sedikit koding.

Digitalisasi pendidikan bagi saya tidak hanya fokus pada pembuatan aplikasi dengan jalur programmer seperti kebanyakan ahli IT. Saya memiliki kelemahan dalam dunia koding, maklum bukan dari jurusan IT. Tetapi berbekal dari jurusan pendidikan Biologi Universitas Siliwangi dan PGSD Universitas Terbuka, saya berfokus pada tujuan "Digitalisasi" nya, sehingga berbagai aplikasi yang sekiranya bisa membuat tujuan tercapai maka saya pelajari dan saya gunakan. Sehingga dari mulai blogger, wordpress, powerpoint, ispring suite, youtube, AI, hingga vibe coding menjadi nutrisi bagi saya untuk bisa terus melakukan digitalisasi tersebut.

Bagi saya, melakukan digitalisasi ini merupakan langkah murah dan mudah untuk membangung warisan masa depan. Awalnya saya merasa mahal dan susah, tetapi setelah dipelajari ternyata konten digital itu modalnya murah dan pekerjaannya mudah asal tahu caranya. Berbeda dengan aktivitas fisik yang modalnya lebih besar dan butuh tenaga ekstra. 

Semoga ke depannya semakin banyak lagi konten pendidikan di Indonesia.

Post a Comment

Komentar teman-teman saya tunggu!